26 July 2026
Dekan Fakultas Kedokteran UKI Paulus Makassar, dr Denny Mathius, SpF, MKes, turut berperan dalam operasi Disaster Victim Identification (DVI) terhadap korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01 di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Mengutip pemberitaan Tribun Makassar, dr Denny Mathius yang juga dokter spesialis forensik bergabung bersama tim DVI Polda Sulsel untuk membantu pencocokan data post mortem dan ante mortem. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya identifikasi korban secara ilmiah, akurat, dan tetap mengedepankan penghormatan kepada keluarga korban.
Tim DVI gabungan kemudian berhasil mengidentifikasi tiga korban asal Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Selayar, yakni Bau Intang (50), Hasriati (44), dan Hasbi (41).
Bau Intang teridentifikasi melalui sidik jari dan data medis. Sementara Hasriati dikenali berdasarkan data gigi, data medis, serta properti pribadi. Adapun Hasbi berhasil diidentifikasi lewat sidik jari, data medis, dan properti.
Proses identifikasi berlangsung relatif cepat. Bahkan, Hasbi dapat dikenali kurang dari 24 jam setelah jasadnya diterima tim DVI dari Basarnas pada Jumat, 24 Juli 2026. Jasad tersebut diterima sekitar pukul 13.30 Wita dan berhasil diidentifikasi pada malam harinya, sekitar pukul 19.45 Wita.
Setelah proses identifikasi selesai, ketiga jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing oleh Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol M Haris, didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto.
Peran dr Denny Mathius dalam operasi tersebut memperlihatkan kontribusi tenaga medis forensik, termasuk kalangan akademisi, dalam mendukung tugas kemanusiaan. Melalui proses DVI, setiap korban dapat dipulangkan kepada keluarga dengan identitas yang dipastikan secara profesional dan bermartabat.
Sumber: Diolah dan dikutip dari pemberitaan Tribun Makassar.